![]() |
| (Kanan) Muhammad Fahri dengan kelompoknya menerima penghargaan. (Kiri) Fahri berfoto di Mariana Bay ketika kunjungan ke Singapura. |
Kawali, 06 Mei 2025 – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswa MA Nurul Huda Kawali. Muhammad Fahri Husaeni (17), siswa dan juga santri MA Nurul Huda yang saat ini menduduki kelas XI-C, lolos seleksi International Conference Santri Mendunia (ICSM) Batch 5 yang diselenggarakan di tiga negara, yaitu Malaysia, Singapura, dan Thailand. Acara ini berlangsung selama 7 hari dari tanggal 6 hingga 12 Mei 2026. Pemberangkatan seluruh delegasi telah dilakukan pada hari Rabu (06/05/2026) pukul 5 sore.
Sesaat sebelum pemberangkatan, Fahri mengaku terharu dan juga merasa bersyukur atas kesempatannya untuk mengikuti kegiatan ICSM yang sedang berlangsung ini. "Alhamdulillahi Rabbil 'Alamin, saya merasa sangat bersyukur telah diberikan kesempatan untuk menjadi salah satu delegasi di acara ini. Saya terharu, semoga melalui ICSM ini saya bisa mendapatkan ilmu dan pengalaman yang berharga."
Tidak cukup hanya dengan berpartisipasi, Muhammad Fahri yang juga tergabung dalam kelompok 6 yang bernama "Samudra" ini rupanya berhasil meraih penghargaan sebagai The 1st Best Group atas keaktifan dan kekompakannya selama acara berlangsung. Fahri, yang merupakan anggota termuda di grupnya, berperan aktif dalam memberikan kontribusi dengan elemen yang ia bawa dari MA Nurul Huda, seperti penampilan silat dan juga kemampuan berbicara publik yang mumpuni.
International Conference Santri Mendunia (ICSM) sendiri, dikutip dari buku panduan resmi, merupakan forum akademik dan kolaboratif internasional yang bertujuan untuk mempertemukan santri, akademisi, pendidik, dan pemangku kepentingan pendidikan untuk berdiskusi, berbagi gagasan, dan merumuskan kontribusi pesantren dalam menjawab tantangan pendidikan global. Tema konferensi yang digaungkan kali ini adalah “Transforming Global Education through the Values of Pesantren Boarding Systems”. Dalam buku panduannya, ICSM menyampaikan bahwa sorotan Batch kali ini terkhusus untuk menjadikan pesantren dan santri sebagai pembentuk karakter individu yang toleran dan global.
“ICSM Batch 5 secara khusus menyoroti peran sistem boarding pesantren dalam membangun karakter holistik generasi muda, mengadaptasi pendekatan pembelajaran pesantren dalam konteks lintas budaya, serta membentuk santri sebagai warga global dan duta Islam moderat.”
Rangkaian acara ICSM Batch 5 ini terdiri atas: konferensi dan seminar internasional, pemaparan paper, kunjungan ke pesantren dan destinasi religi, kunjungan ke percetakan Al-Qur’an di Malaysia, kunjungan ke universitas ternama, dan juga wisata ke ikon negara tujuan.
Kepala MA Nurul Huda, Bapak H. Moh Patoni, S.Ag., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi dan perasaan bangga atas prestasi ini pada saat acara Haflah Akhirussanah (04/05/2026) yang dihadiri oleh para wali murid serta pejabat pendidikan agama daerah.
“Ananda Fahri ini membuktikan bahwa madrasah pun mampu bersaing, baik di ranah nasional maupun internasional. Ini merupakan suatu prestasi membanggakan yang patut untuk diapresiasi dan menjadi inspirasi bagi murid-murid lainnya.”
Pencapaian ini semakin menguatkan komitmen MA Nurul Huda dalam mendorong para siswa untuk menjadi individu yang aktif, berprestasi dan bermanfaat untuk sekitar. Hal ini sekaligus mendorong para santri untuk menjadi warga global yang lebih aktif dan berkontribusi secara internasional.
Redaksi: Shofia Nurul Izzah (Tim Redaksi MA Nurul Huda Kawali).
.png)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar